Garuda Muda Juara Dunia GOTHIA CUP 2016 DI Swedia

Garuda Muda Juara Dunia GOTHIA CUP 2016 DI Swedia

Bagai oase di tandusnya persepakbolaan Indonesia. Agustus ada kabar yang sangat menggembirakan dari ranah sepak bola. Indonesia yang diwakili oleh ASIOP Apacinti berhasil menjadi juara di ajang Gothia Cup Swedia serta pemainya Egy Maulana Vikri terpilih menjadi pemain terbaik dengan mencetak 28 gol. Ajang ini merupakan ajang terbesar bagi U-15 yang bisa disebut Piala Dunianya U-15.

Tampil impresif selama kompetisi, Apacinti berhasil menyapu bersih 10 kemenangan dengan mencetak 45 gol dengan hanya kebobolan delapan (8) gol. Melawan Ahus Horna BK (11-0), Gerdskens BK (4-1), SC Nienstedten (3-0), AFK Linkoping Vit (5-0), Mossens BK (4-1), Skara FC (3-0), Oppsal IF (5-1), PFC Botev (5-3), dan semifinal melawan J-L Juniors (2-1).

Partai pamungkas Garuda U-15 adalah melawan tuan rumah Swedia yang diwakili oleh Tim Swedia IF Elfsbrog. Selain menghadapi gencarnya serangan tuan rumah, mereka juga harus menghadapi gemuruhnya suporter yang tentunya memadati Stadion Gamala Ullevi, Swedia, Sabtu (23/7/2016), untuk melihat negaranya juara.

Seperti melanjutkan saga Leicester City dan Portugal yang mampu keluar sebagai juara, Indonesia secara tidak diunggulkan akhirnya mampu mengunci kemenangan dengan skor 3-1. Imam Zakari, Reyhan Syaviano, dan Egy Maulana Vijri mencatatkan namanya di papan skor. Selama sisa waktu yang tersisa, Swedia hanya mampu membalas gol pada menit akhir pertandingan lewat Aleksander Ceganjac yang membuat tim tamu berhasil mengukuhkan diri sebagai Under 15 terbaik di dunia.

Gothia Cup bukan kompetisi sembarangan. Pemain-pemain dunia seperti Andrea Pirlo, Xabi Alonso, hingga Zlatan Ibrahimovic sempat bermain di turnamen ini sewaktu muda. Semangat dan prestasi gemilang yang diukir remaja-remaja tim Apacinti ini patut diteladani oleh para seniornya yang akan mengikuti AFF Cup di Myanmar dan Filipina September—Desember nanti.

Menjadi tidak diunggulkan adalah modal besar sebenarnya yang harus dimanfaatkan pasukan Alfred Riedl. Timnas Senior sudah saatnya memuaskan dahaga rakyat Indonesia dengan meraih titel tertinggi di Asean maupun di dunia seperti yang pernah dilakukan oleh Garuda U-19 maupun Garuda U-15.

Untuk memupuk semangat dan meraih prestasi tertinggi tentunya tidak hanya usaha dari para pemain, pelatih, dan official tim saja. Dukungan penuh dari pemerintah tanpa adanya interfensi, keseriusan dan kejujuran PSSI untuk membangun persepakbolaan Indonesia, serta tentunya support yang sehat dan tak henti-hentinya dari rakyat Indonesia akan sangat membantu Timnas.

Mari menjadi supporter yang cerdas. Yang selalu mendukung baik saat terpuruk maupun  ketika juara. Jaya sepak bola Indonesia!