HINDARI KESALAHAN INI, AGAR BERENANG BISA LEBIH FUN!

Aktivitas olahraga adalah sebuah kebutuhan wajib bagi setiap individu. Berbagai macam metode olah fisik banyak memberi manfaat kesegaran dan kesehatan untuk tubuh. Sewajarnya, tubuh manusia memerlukan suplai energi baru dan pembakaran lemak agar keseimbangan tetap terjaga. Meminimalisir bakteri tidak baik yang akan merusak imunitas. Berbicara mengenai olahraga, siapa yang tidak kenal renang?

Berenang adalah salah satu aktivitas fisik didalam air yang bergerak tanpa menggunakan alat bantu. Bagi para pemula mungkin beberapa kali akan membutuhkan pelampung atau alat bantu lainnya agar dapat mengapung atau tidak tenggelam. Ada beberapa kejadian yang terkadang membuat kita enggan berenang, seperti hampir tenggelam karena kurang latihan pernafasan sebelumnya. Berikut ada tips menarik agar berenang bisa jadi olahraga rekreasional yang aman dan menyenangkan.

1. Perhatikan outfit ketika akan masuk kolam renang.

Beberapa orang menyepelekan penggunaan swimsuit yang sudah standar untuk berenang. Hal ini memang tidak berpengaruh signifikan, tapi akan membuat gerak tubuh tak nyaman ketika berada dalam air. Seyogyanya, gunakan pakaian renang yang memudahkan kita melakukan gerakan berenang bebas. Seperti, baju renang, celana renang, baju renang jilbab, dan lain sebagainya. Jangan memaksakan diri menggunakan celana kolor atau kaos oblong diluar peraturan kolam renang ya! Karena disamping tidak efisien, juga akan mengotori air kolam dengan ph yang sudah disesuaikan. Pun akan mengganggu kebersihan bagi pengguna kolam renang yang lain.

2. Safety first. Siapkan alat bantu untuk kenyamanan berenang.

Kacamata renang, pelampung, dan alat bantu pernafasan yang lain. Opsional bagi para perenang yang sudah terbiasa tanpa alat bantu apapun. Namun bagi pemula ini adalah perlengkapan yang musti dibawa. Jangan lupa juga gunakan sunblock, jika berenangnya ketika siang hari yang terik. Krim tersebut akan melindungi kulitmu dari bakaran sinar matahari.

3. Pemanasan dan tekhnik berenang.

Penting. Pemanasan serta tekhnik berpengaruh dalam berenang. Pastikan kamu sudah tau gaya apa yang akan kamu pilih ketika di dalam air. Tekhnik mengambil nafas dan mengapung ketika di air juga harus menjadi dasaran bagi setiap orang yang akan melakukan olahraga ini. Pemanasan sebentar dan atur nafas dengan benar, memperkecil resiko cedera atau tenggelam.

4. Give yourself time limit!

Beri batasan waktu dirimu sendiri, jangan sampai terlalu lama didalam kolam renang, kamu jadi masuk angin ya! Terlalu capai berenang juga akan berefek di tubuh yang harusnya fresh, malah akan letih dan tak bersemangat.

5. Lebih banyak konsumsi air mineral, konsumsi makanan yang cepat mengembalikan energi.

Meski olahraga satu ini di air, tapi kita juga butuh lebih banyak air pula. Karena memang ini adalah olahraga, maka ion dalam tubuh dan cairan yang kita keluarkan ketika berenang. Oleh karenanya, ganti dengan tenggukan air mineral dan makanan kaya serat, atau bisa dengan buah – buahan. Banyak yang salah kaprah setelah berenang malah makan mie instan dan segelas es sirup yang manis, hal ini malah akan membuat kita makin kelelahan ketika usai berenang.

Siapapun suka berenang dan bermain air, tapi harus tahu kondisi tubuh dan waktu yang tepat untuk berenang. Pun, berenang bisa jadi alternatif olahraga mengasyikkan bagi yang fokus membakar kalori dan membentuk otot tubuh. Bagi anak – anak, berenang juga bisa mendukung proses tumbuh kembang secara optimal.

Mari berenang dengan gembiraaa 😊

(end)


PR PSSI dari Kegagalan Menjuarai Final AFF Cup 2016

Indonesia kembali mengulang luka lama dengan hanya menjadi runner up di ajang terbesar Asia Tenggaraatau piala AFF setelah di leg kedua final tersungkur oleh pasukan gajah putih Thailand 2-0. Dalam laga 90 menit plus 3 menit tambahan waktu tersebut, pasukan Merah Putih harus merelakan final kelimanya melalui dua gol dari Siroch Chatthong yang otomatis membuat agregat skor menjadi 3-2 untuk Thailand dan membawa pasukan mereka menjuarai Piala AFF kelimanya.

Boaz Cs sebenarnya hanya membutuhkan hasil seri di stadion Rajamangala, Bangkok, setelah 3 hari sebelumnya mereka berhasil memukul Thailand 2-1 di Stadion Pekansari Bogor, 14 Desember 2016, melalui gol Rizky Pora dan Hansamu Yama. Sayangnya modal tersebut tidak mampu dijaga oleh anak buah Alfred Riedl yang memang memainkan skema “parkir bus”. Kalah serangan, lini tengah dikuasai lawan, serta strategi yang monoton, dan kurangnya disiplin pertahanan membuat Thailand leluasa mengunci gelar AFF 2016.

Sepulangnya dari Bangkok, Indonesia harus segera berbenah. Memang hal ini menjadi kisah klise setiap selesai dari kegagalan turnamen Timnas. Namun setidaknya ada 7 PR besar yang harus diselesaikan Indonesia sebelum Sea Games 2017, AFF Cup 2018, serta turnamen yang lain.

1. Penataan kembali Ideologi Kepengurusan PSSI yang Bersih dari Politik

Struktur kepengurusan PSSI periode 2016-2020 di penuhi oleh wajah baru, terutama posisi ketua dan beberapa anggota Exco lainnya. Posisi ketua, Edy Rahmayadi, pria yang menjabat sebagai Pangkostrad TNI, terbilang orang baru di kancah persepakbolaan nasional meski sebelumnya telah menangani PSMS Medan dan PS TNI.

Wakil ketua umum, yakni Joko Driyono dan Iwan Budianto. Keduanya memang lama berkiprah di sepakbola Indonesia. Joko Driyono merupakan CEO PT Liga Indonesia sedangkan Iwan Budianto adalah CEO Arema Cronus. Hanya saja di PSSI keduanya baru masuk dalam kepengurusan. Mereka bertiga akan ditemani oleh 12 anggota Expo yang mayoritas juga orang baru dalam struktur kepengurusan.

Harus disadari oleh semua pihak bahwa PSSI harus murni berjalan untuk sepakbola. Tidak ada interfensi apapun baik itu dari pemerintah apalagi kepentingan politik. Sudah waktunya Bapak Edy Rahmayadi membuktikan diri bahwa PSSI yang sekarang serius memajukan sepakbola Indonesia. Membersihkan seluruh mafia dan pengatur skor pertandingan. Serta menjaga jarak atas kepentingan-kepentingan yang ingin jadi benalu di sepakbola Indonesia.

2. Pemulihan seluruh Tim di Nusantara

Sudah menjadi rahasia publik bahwa tim-tim di Indonesia sebagian bermasalah. Masih adanya Persebaya Surabaya dan enam tim lain yang belum pulih statusnya menjadi bagian dari PSSI, munculnya tim-tim baru yang membutuhkan proses verifikasi yang kuat, serta masalah klise tim seperti tidak memliki stadion yang layak serta sistem kauangan yang sehat dalam mengarungi kompetisi harus dipikirkan oleh PSSI.

Penggunaan sponsorship dan lepasnya dari APBD nyatanya belum sepenuhnya dapat diikuti oleh semua Tim anggota PSSI. Hal itu juga menjadi masalah yang cukup mengganggu karena gaji pemain sering molor. PSSI harus segera berdiskusi dengan pemerintah dalam hal ini Kemenpora bagaiamana metode penyelesaian yang paling jitu. Tentunya mereka tidak meninggalkan seluruh tim di Indonesia untuk berdiskusi bersama dalam membangun kesehatan tim selama periode 2016—2020 kepungurusan PSSI.

3. Kompetisi dan Pembinaan yang Berjenjang

Perlu diingat bahwa perwakilan Indonesia U-15 pernah menjuarai turnamen anatardunia di Gothia Cup Swedia 2016 lalu. U-19 juga sebelumnya mampu menjuarai AFF Cup 2013 di Sidoarjo. Hal itu merupakan fakta dan relaita yang harus dipelajari oleh PSSI. Sudah seharusnya ada kompetisi yang berjenjang.

Kemenpora dengan menggandeng pihak swasta sudah mulai menggulirkan kompetisi yang berjenjang mulai U-12 sampai U-18. Tidak lupa juga ada Liga Santri Nusantara. Hal itu merupakan terobosan yang bagus. Namun tentunya PSSI sendiri harus memiliki Kompetisi yang sepadan. Bukan saingan dari kompetisi yang sudah diadakan.

Kompetisi tertinggi harus segera digulirkan dengan peraturan yang sehat serta tidak pandang bulu. Kompetisi tertinggi ini sudah mulai harus memiliki Divisi-divisi di bawahnya yang juga sehat dan siap untuk menggulirkan roda promosi serta degradasi. Turun setelahnya harus ada U-21, U-19 atau U-18, dan U-15. Pembinaan serta Kompetisi yang berjenjang merupakan sebuah bentuk kesiapan skuad timnas di turnamen dengan usia berapapun yang akhirnya bermuara di timnas senior.

Hal lain adalah produksi permainan yang berkualitas di seluruh kompetisi. Lisensi pelatih dan wasit harus ditingkatkan. Arsitek tim di kasta liga tertinggi setidaknya memegang lisensi kepelatihan A AFC. Pelatih yang berlisensi tinggi setidaknya memiliki inteligensi tentang pertandingan yang cukup profesional untuk pemain-pemainnya. Selain pelatih, kompetisi-kompetisi di Indonesia juga membutuhkan wasit yang berlisensi tinggi untuk menjaga kualitas pertandingan tetap fairplay sesuai regulasi FIFA.

4. Kompetisi Tertinggi yang Jujur dan Menghibur

Kompetisi tertinggi merupakan cikal bakal terbentuknya skuad timnas senior. Kompetisi ini harus diadakan dengan serius oleh PSSI. Campur tangan golongan tertentu apalagi politik harus dibersihkan. Keberpihakan pengurus pada tim-tim tertentu juga harus tidak ada lagi. Meskipun tim itu memiliki sejarah bagus, kalau terlihat tidak mampu mengarungi proses kompetisi sepatutnya tidak diloloskan verifikasi. Tim-tim yang masih memiliki tunggakan gaji tidak perlu ditolelir. Tim-tim yang tidak memiliki stadion layak harus segera menentukan di mana dia akan bermain home.

Hal yang peru dicatat juga adalah tentunya pada kompetisi tertinggi jumlah pemain asing dan naturalisasi harus ada batasnya. Pemain naturalisasi seperti Greg Nwokolo, Christian Gonzales, dan Bio Paulin sudah seharusnya terhitung sebagai pemain asing meskipun secara administrasi mereka adalah WNI. Satu hal, kualitas mereka belum sepadan dengan pemain naturalisai yang berdarah Indonesia maupun pemain lokal, masih lebih tinggi. Jika sebuah tim memiliki 4 pemain asing dan 2 pemain naturalisasi seperti Greg ataupun El-locho dalam susunan 11 pemain, otomotis kompetisi tidak akan seru lagi jika tim tersebut bertemu tim-tim medioker yang hanya memiliki 4 legiun asing.

Aspek menghibur sudah patut dijaga. Hak siar harus diberikan kepada televisi-televisi yang serius menyiarkan sepakbola Indonesia dan tentunya didukung dengan kemampuan statistik yang memadai. Komentator sepakbola juga harus mendidik, memberikan wawasan tentang olahraga, bukan hanya heboh dan bisa teriak-teriak. Jam siaran juga sepatutnya harus dipertimbangkan untuk dapat menyiarkan seluruh pertandingan di seluruh stadion.

5. Kebebasan Pelatih Timnas Memilih Pemain

Berpindah ke Timnas sekarang, skuad U-21 dan Senior harus segera disiapkan. Pemilihan pelatih tentunya sudah harus ditentukan terlebih dahulu. Siapapun pelatihnya, entah itu Jajang Nurdjaman ataupun Gus Hidding pun, kebebasan memilih pemain tidak boleh dicampuri oleh PSSI bahkan pihak sponsor. Pelatih Timnas berbeda dengan pelatih club karena club harus mempertimbangkan kontrak. Jadi pemilihan pemain oleh pelatih timnas tentunya sangat leluasa dan bebas.

Ada sisi baik memang dari AFF 2016 kemarin dengan hanya diperbolehkan mengambil dua pemain dari satu club. Alhasil nama-nama seperti Hansamu Yama, Risky Pora, dan Bayu Pradana bisa melejit. Namun kita juga tentunya tidak melihat sosok pengalaman seperti Hamka Hamzah, Sergio Van Djik, serta bintang-bintag muda seperti Adam Alis, Paulo Sitanggang, maupun Febri Haryadi.

Tetap, kebebasan nantinya harus ada di tangan sang pelatih untuk memilih skuad yang di bawa. Pelatih yang tahu dia ingin memainkan skema seperti apa dan membutuhkan karakter pemain yang bagaimana.

6. Pendidikan Tinggi bagi Pemain Muda

Pendidikan, apakah pemain sepakbola membutuhkan pendidikan akademik? Jawabannya adalah pasti, harus. Penikmat sepakbola dari penonton sampai pelatih di tepi lapangan tentunya lebih suka melihat kesebelas pemain kesayangannya adalah seorang visoner. Seorang yang memiliki ide-ide cemerlang dalam kebuntuan.

Kita tentunya sangat bangga dengan apa yang dilakukan Abduh Lestaluhu karena itu martabat bangsa dan wajar dilakukan oleh anak muda. Namun apa yang terjadi setidaknya jika 11 pemain Indonesia waktu itu memiliki visi bermain yang cerdas seperti yang dilakukan Chanatip Songkrasin waktu itu, atau Andreas Iniesta, Steven Gerrard, bahkan mungkin yang biasa ditunjukkan Evan Dimas dan Paulo Sitanggang waktu di U-19. Mungkin tidak ada pemain kita yang terburu-buru mengejar waktu. Skema pelatih akan dilakukan dengan tepat dan dikembangakan dengan hebat.

Pendidikan setidaknya juga membuat pemain Indonesia minimal bisa berbahasa Inggris untuk menerjemahkan intruksi pelatih, komunikasi dengan wasit, atupun mempelajari strategi lawan. Visi bermain dan kemampuan berbahasa bisa diasah, salah satunya melalui pendidikan akademik. Indonesia memiliki banyak universitas dengan fakultas keolahragaan yang mumpuni untuk menampung para pemain muda timnas belajar mengembangkan visi permainan dan tentunya juga mengasah skil bertanding.

7. Keterbukaan Publik dan Tim untuk menilai Pertandingan

Hal yang mungkin belum ada adalah PSSI memiliki media komunikasi dengan seluruh tim serta publik suporter sepakbola. Di Liga Inggris ada pandit-pandit yang gemar menulis dan mengomentari pertandingan. Mereka dapat membantu publik dan suporter dalam mengarahkan apakah keputusan pemain, pelatih, wasit, dan segala elemen serta kejadian dalam pertandingan berjalan lanjar. FA pun tidak segan-segan memberi hukuman bagi pemain yang waktu 90 menit tidak mendapatkan kartu merah dengan skorsing.

Hal itu pernah terjadi di Indonesia. Namun sekarang khususnya di ajang ISC 2016 kemarin banyak sekali hal-hal dalam pertandingan yang luput dari pengawasan wasit. Penyalaan flare sudah sepatutnya mendapatkan hukuman tegas. Tidak hanya denda mungkin bisa dengan pengurangan poin.

Demi membantu pihak operator pertandingan, PSSI sudah seharusnya membukakan media bagi publik, mungkin bisa diwakili oleh pengamat-pengamat sepakbola dalam menilai jalannya pertandingan untuk dibagikan masyarakat. Pengawasan publik sangat perlu agar tidak lagi muncul lagi anggapan bahwa tuan rumah ataupun tim hebat tidak akan bisa dikalahkan.

Kita seluruh supporter Indonesia sudah sepatutnya memberikan dukungan yang tak henti-hentinya terhadap PSSI dalam pembenahan sepakbola Indonesia. Prestasi yang dibanggakan dengan menjadi juara semoga bukan lagi impian dan harapan-harapan semata. Jaya Indonesiaku! Jaya Sepak Bola Indonesia!


OLAHRAGA RINGAN BAGI KALIAN YANG BERPERUT BUNCIT

Menjalankan gaya hidup sehat adalah sebuah pilhan terbaik yang dapat diambil selain berobat ke rumah sakit atau mengambil asuransi kesehatan. Selain pola makanan, kebiasaan olahraga, dan waktu istirahat, hidup sehat juga dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang bugar dan proporsional.

Salah satu kondisi tubuh yang kurang proporsional dan banyak terjadi di semua kalangan bahkan sekarang anak kecil adalah perut buncit. Selain mengganggu pemandangan, hahaha, perut buncit itu juga menimbulkan banyak resiko penyakit.

Dikutip dari nationalgeographic.co.id, lemak di sekitar perut merupakan jenis yang lebih berbahaya jika dibandingkan dengan lemak di area panggul dan lemak pada paha. Lemak perut dikenal dengan julukan lemak visceral yang sanggup menimbulkan peradangan sehingga muncul plak pada arteri. Bahaya lemak visceral yang lainnya adalah risiko lebih besar terkena penyakit seperti jantung, pembuluh darah, diabetes, dan gangguan metabolisme.

Semua pasti tidak ingin tampil buncit bahkan menghadapi banyak resiko penyakit berbahaya. Cara mengecikan perut buncit ada banyak. Pola makan sehat, diet, dan hidrasi merupakan hal-hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kebuncitan. Gaya hidup dengan menghindari konsumsi natrium (garam), alkohol, dan soda serta sering berjalan kaki atau gowes dapat juga membantu mengecilkan perit buncit.

Cara lain untuk menghilangkan kebuncitan adalah dengan melakukan olahraga ringan berikut dengan konsisten setiap hari. Olahraga ringan ini pun sangat cocok bagi Anda yang tidak punya banyak waktu atau sibuk dengan aktifitas lain.

Ada beberapa pendapat baik itu artikel ataupun video untuk mengecilkan perut buncit. Cara-cara ini biasa digunakan karena sangat sederhana dan tidak membutuhkan banyak alat yang ribet. Nah, bagaimana menurut Anda, bisa Anda coba atau Anda pilih olahraga yang lain.

  1. Sit Up
     situp
    Selain mengecilkan perut buncit, sit up ini dapat memperkuat otot perut Anda. Jadi selain meramping, perut Anda dapat menjadi lebih sixpack. Cara melakukan sit up adalah posisi tubuh tidur telentang dengan kaki lurus dan kedua telapak tangan menjadi bantalan. Angkat atau tarik tubuh ke depan dan posisi kaki tetap lurus. Lakukan ini minimal 50 kali tiap hari. Jika terlalu berat, minta bantuan teman atau buat penyangga untuk menjaga kaki tetap lurus saat sit up.
  2. Back Up
    back up
    Back Up merupakan kebaikan dari sit up. Back up tentunya diakukan dengan posisi tubuh tengkurap dan menggerakkan bagian atas tubuh ke atas dan ke bawah. Sama dengan sit up, lakukan ini minimal 50 kali per hari.
  3. Plank
    plank
    Plank merupakan bagian senam ringan yang paling mudah karena tidak membutuhkan gerakan lain. Anda hanya perlu memposisikan tubuh tengkurap seperti mau melakukan push up. Letakkan telapak tangan sampai siku di lantai dan angkat lutut jangan sampai menyentuh lantai. Tahan seama 60 detik.
  4. Plank Crunches
    Hampir sama dengan plank, bedanya yaitu pinggul diangkat sampai tubuh membentuk 90 derajat di bagian pinggul. Plank crunches ini dapat dilakukan 10 kali.
  5. Side Plank Crunch
    Sesuai namanya, posisi hampir sama dengan plank namun badan menghadap ke satu sisi misalnya kiri dan penyangga tubuh adalah tangan kiri dan kaki kiri. Badan diangkat sebanyak 10 kali dengan tangan kanan lurus ke atas. Ketika turut paha jangan sampai menyentuh lantai. Jika selesai lakukan dengan menghadap ke kanan.
  6. Sikap Lilin
    Kita tentunya sudah mengenal treatment ini sejak kecil. Sikp lilin dilakukan dengan berbaring telentang kemudian mengangkat kaki lurus vertikal, kemudian tubuh dan tangan menyangga tubuh. Buat tubuh semakin mendekati seperti bentuk lilin. Tahan tubuh Anda dalam posisi sikap liin minimal 15 detik. Lakukan berulan-ulang sampai 10 kali per hari.
  7. Leg Up
    Leg up hampir sama dengan posisi lilin. Bedanya adalah kedua tangan sejajar dengan badan diantai namun punggung dan kaki diangkat hingga vertikal. Ketika turun yang menempel lantai hanya bagian pinggul. Leg up juga dilakukan sebanyak 10 kali.
  8. Toe Touches
    Posisi masih sama seperti Leg Up. Namun sekarang badan membentuk 90 derajat dengan kaki vertikal dan kedua tangan mengarah ke jempol kaki. Angkat badan hingga tangan menyentuh telapak kaki. Saat tangan menyentuh telapak kaki usahakan kaki tetap lurus.
  9. 6-inches Scissors
    Sekarang posisikan telentang dengan kaki 10 cm dari lantai dan tangan di belakang kepala. Gerakkan kaki dengan posisi kaki kanan di atas dan kiri tetap bergantian. Lakukan ini minimal 20 pergantian.
  10. 10 Second 6-inch hold
    Posisi tetap sama seperti 6-inches Scissors. Hanya saja kaki tidak digerakkan dan ditahan selama 10 detik. Sama seperti sit up, teknik ini juga akan menguatkan otot perut.
  11. Roll Up
    Untuk Roll Up, posisikan tubuh telentang. Kemudian posisikan kaki membentuk sudut 90 derajat dengan menyentuh lantai. Angkat badan hingga tangan sampai menyentuh lutut. Lakukan itu minimal 10 kali tanpa kepala menyentuh lantai.
  12. Butterflies
    Posisi badan duduk, kemudian kaki diangkat namun tetep lurus (sekitar 10 cm dari lantai) dan tangan posisi terbuka. Ketika tangan ke arah lutut, lutut ditarik membentuk siku di lutut. Butterflies juga dilakukan 10 kali.

Selain 12 gerakan olahraga tersebut, masih ada banyak teknik lain seperti Reaching Oblique Crunch, Pilate Side Hip Raises, Pilate Leg Pulls Facing Up an Downs, Knee Tuck Crunches, Russian Twist, dan Two Touch Crunch. Lebih mudahnya Anda dapat melihat video dari link berikut. Link 1 dan Link 2.

Olahraga yang lain yang sangat patut dicoba adalah lari, entah di pagi hari atau sore hari. Ringan dan cukup banyak membakar kalori. Untuk lari tentunya Anda membutuhkan sepatu.
 sepatu ardiles salford
Nah, jika butuh sepatu olahraga, Anda langsung saja mengunjungi ardilesmetro.com. di website ardilesmetro ada banyak sepatu olahraga yang tentunya berkualitas dan membantu Anda menjaga kesehatan dengan berolahraga ringan namun rutin! Usir jauh perut buncit dan tetap cintai produk-produk Indonesia!


LIVERPOOL VS MANCHESTER UNITED: Simbol Rivalitas Antarkota Dunia

Dalam sebuah negara, pasti ada dua kota yang saling berseteru dan menghadirkan atmosfir menegangkan jika berjumpa di sepakbola. Digelarnya pertandingan tersebut terkadang sampai harus menyiapkan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena antusias supporter masing-masing tim sulit dikendalikan.

Kita mengenal di Indonesia ada Persija Jakarta vs Persib Bandung sebagai derby Indonesia terpanas baik di dalam maupun luar lapangan. Paling terkenal juga ada derby Spanyol yang biasa disebut El Clasico antara Barcelona menantang Real Madrid. Di Amerika latin, tepatnya Argentina pun ada Boca Juniors melawan River Plate. Kesemua laga baik itu Persija vs Persib, Barcelona vs Real Madrid, dan Boca Junior vs River Plate pasti mendapat sorotan dunia terutama siaran televisi.

Rivaitas Dua Kota Pelabuhan Inggris

Malam nanti akan terhelat derby terpanas di dunia yaitu Liverpool dan Manchester United. Rivalitas kedua klub ini bisa dibilang merupakan rivalitas tertua dan terpanas yang pernah ada. Sama-sama dari dua kota maju di Inggris, Merseyside (Liverpool) sebagai kota pelabuhan dan Manchester (United) sebagai kota industri, kedua klub ini merupakan klub tersukses di Inggris jika dilihat dari sejarah maupun pencapaian trofi.

Liverpool berhasil menjuarai 5 titel Liga Champions sedangkan United 3. Sebaliknya, Setan Merah menjadi paling sukses di Inggris dengan 20 trofi Liga Inggris sedangkan Anfield Gank 18 kali.

Pada Selasa, 18 Oktober 2016, Liverpool dan Manchester United akan saling baku hantam di Anfield yang bertajuk nortwest derby. Mereka hanya berjarak tiga poin dengan Liverpool telah mengumpulkan 16 poin di peringkat 3 dan MU 4 strip di bawahnya. Pertandingan klasik ini akan disiarkan langsung di RCTI pukul 02.00 WIB (sumber: Kompas.com).

Adu Taktik Dua Pelatih

Selain panas karena sejarah titel juara dan peringkat, rivalitas dini hari nanti juga akan menyajikan pertarungan dua pelatih hebat. The Reds Liverpool dilatih “The Normal One”, Jurgen Klopp dari Jerman. Sedangan The Reds Devil diasuh oleh sang flamboyan “The Special One”, Jose Mourinho dari Portugal.

Kedua pelatih ini dikenal dengan sikap meledak-ledak di tepi lapangan. Selain itu strategi yang diusung pun dikenal cerdik dan mematikan. Pertemuan terakhir kedua pelatih itu dimenangkan Klopp kala membawa Coutinho Cs memecundangi Chelsea di Stamford Bridge 1-3. Kemenangan Klopp atas Mou tersebut juga dikenal sebagai kemenangan Klopp pertama di Liga Premier.

Pertemuan pertama kedua pelatih di derby Inggris ini pun bakal dinanti-nanti. Pasalnya strategi Klopp yang dikenal dengan gegenpressing serta counter attack cepat yang dikomandoi Philippe Coutinho akan coba diantitesis oleh Mou yang dikenal suka bermain pragmatis. Namun Mou tetaplah Mou, tidak ada yang bisa menebak dia akan memainkan sepakbola bertahan atau menyerang. Yang jelas Mou merupakan pelatih yang jenius dan mampu mengubah taktik setelah membaca permainan lawan di babak pertama.

Prediksi Starting XI

Mencuat kabar bahwa Rooney akan dipasang Mou malam nanti. Pada dua pertandingan sebelumnya, kapten Inggris tersebut dicadangkan Mou. Pengalaman dan kepemimpinannya akan sangat dibutuhkan di laga panas nanti. Selain Rooney, Mou kemungkinan besar akan akan memasang dua gelandang jangkar yaitu pemain termahal dunia, Pogba, yang biasanya akan diduetkan dengan Herrera. Mereka akan berdiri di belakang Rooney ataupun Mata mengantisipasi serangan kilat dari Coutinho dan Sadio Mane.

Ujung tombak akan tetap diberikan pada Zlatan Ibrahimovic yang kemungkinan akan didampingi oleh Rushford dan Lingard. Bola-bola udara yang menjadi kelemahan Liverpool akan coba dimanfaatkan MU dengan adanya Zlatan di kotak penalti lawan.

Di kubu tuan rumah, dua pilar lini tengah diragukan absen. Lallana dan Wijnaldum belum dipastikan bisa turun atau tidak. Opsi Emre Can emndampingi kapten Hendarson dan menarik Coutinho ke belakang mungkin akan dipilih Klopp.

Di depan kemungkinan besar Sturridge akan dipasang berduet dengan Firmino dikiri dan didampingi Mane di kanan. Jika Lallana dan Gini Wijnaldum hadir kemungkinan besar nama Firmino akan tetap jadi ujung tombak sebagai False 9.

Menarik ditunggu apakah Liverpool yang selalu kemasukan gol di setiap laga musim ini bisa mengamankan tiga poin untuk berdiri bersama Manchester City dan Arsenal di puncak klasmen. Atau Red Devils yang akan menyamai poin Liverpool dan naik 3 strip.

Yang jelas partai derby Inggris akan selau tampil panas, banyak kartu, dan tensi pertandingan sangan tinggi. Kepemimpinan wasit Anthony Taylor pun akan selalu menjadi sorotan mengingat bagaimana dua tim ini akan jual beli serangan.

Prediksi Starting XI

Liverpool: 4-3-3

Karius (GK), Clyne, Lovren, Matip, Milner, Hendarson (C), Can, Coutinho, Mane, Firmino, dan Sturridge. Coach: Jurgen Klopp

Manchester United: 4-2-3-1

De Gea, Valencia, Bailly, Smalling, Blind, Pogba, Herrera, Rooney, Mata, Rushford, dan Ibrahimovic. Coach: Jose Mourinho.


Badminton Sumbangkan Emas Perdana di Olimpiade Rio 2016

Tepat di HUT RI ke-71, Indonesia Raya berkumandang di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil setelah Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir di final berhasil mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying dua set langsung (21-14 dan 21-12).

Kemenangan ini membawa Indonesia sementara naik ke posisi 36 dari posisi sebelumnya yaitu 59 dengan raihan 1 emas dan 2 perak. Untuk sementara Indonesia menjadi nomor 2 sebagai negara ASEAN setelah Thailand yang meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu di Olimpiade Brasil.

Selama pertandingan, Owi dan Butet bermain sangat tenang. Sang pria kelahiran Banyumas kerap kali melancarkan smash-smash tajam ke pertahanan ganda Malaysia. Poin-poin pun tak jarang juga dihasilkan oleh permainan briliant dari Liliyana. Pasangan ranking 2 dunia ini pun mengakhiri laga sebagai juara tepat di tanggal 17 Agustus sebagai kado manis bagi Bangsa Indonesia. Mereka membuat pasangan nomor 13 dunia dari negeri Jiran gagal mempersembahkan emas pertama untuk negeranya.

Bonus besar dari Menpora, Imam Nahrowi, pun sudah menunggu bagi para peraih medali emas di Olimpiade Rio 2016. Politisi PKB tersebut menjanjikan Rp5 miliar. Selain itu, peraih medali di Olimpiade Brasil ini juga akan mendapatkan tunjangan hari tua sebesar Rp20 juta (untuk perak Rp15 juta dan perunggu Rp10 juta) perbulan sampai sang atlet meninggal dunia.

" Ini kebijakan baru. Sampai meninggal, mereka akan mendapatkannya," terang Imam. (Senin, 20 Juni 2016 dikutip dari Viva.co.id)

Selain dari Kementrian, bonus juga akan datang dari PBSI. Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berjanji memberikan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlet yang meraih medali emas Olimpiade Rio 2016. PBSI juga memberikan bonus buat peraih perak dan perunggu.  

" Kami akan mengapresiasi prestasi para pemain. Para juara akan mendapatkan bonus. Begitupula bagi para pelatih dan tim pendukung. Ini adalah penghargaan kami atas kerja keras mereka," kata Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan dalam situs resmi PBSI.

Total masing-masing Rp6 miliar lebih akan dikantongi Owi/Butet. Apresiasi semacam ini sudah sepatutnya atlet dapatkan. Baik itu bonus maupun tunjangan hari tua.

Selamat kepada Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir! Selamat kepada seluruh tim PBSI di Olimpiade Rio 2016! Selamat kepada seluruh Rakyat Indonesia! Dirgahayu Bangsaku! Kami cinta padamu!

Prestasi lain pasangan Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir:
Juara SEA Games 2011
Runner up Asian Games 2014
Juara Dunia 2013
Juara Asia 2015

Juara Super Series:
2016: Malaysia Terbuka
2014: Prancis Terbuka, Singapura Terbuka, All England
2013: China Terbuka, Singapura Terbuka, India Terbuka, All England
2012: India Terbuka, All England
2011: Singapura Terbuka, India Terbuka


Garuda Muda Juara Dunia GOTHIA CUP 2016 DI Swedia

Bagai oase di tandusnya persepakbolaan Indonesia. Agustus ada kabar yang sangat menggembirakan dari ranah sepak bola. Indonesia yang diwakili oleh ASIOP Apacinti berhasil menjadi juara di ajang Gothia Cup Swedia serta pemainya Egy Maulana Vikri terpilih menjadi pemain terbaik dengan mencetak 28 gol. Ajang ini merupakan ajang terbesar bagi U-15 yang bisa disebut Piala Dunianya U-15.

Tampil impresif selama kompetisi, Apacinti berhasil menyapu bersih 10 kemenangan dengan mencetak 45 gol dengan hanya kebobolan delapan (8) gol. Melawan Ahus Horna BK (11-0), Gerdskens BK (4-1), SC Nienstedten (3-0), AFK Linkoping Vit (5-0), Mossens BK (4-1), Skara FC (3-0), Oppsal IF (5-1), PFC Botev (5-3), dan semifinal melawan J-L Juniors (2-1).

Partai pamungkas Garuda U-15 adalah melawan tuan rumah Swedia yang diwakili oleh Tim Swedia IF Elfsbrog. Selain menghadapi gencarnya serangan tuan rumah, mereka juga harus menghadapi gemuruhnya suporter yang tentunya memadati Stadion Gamala Ullevi, Swedia, Sabtu (23/7/2016), untuk melihat negaranya juara.

Seperti melanjutkan saga Leicester City dan Portugal yang mampu keluar sebagai juara, Indonesia secara tidak diunggulkan akhirnya mampu mengunci kemenangan dengan skor 3-1. Imam Zakari, Reyhan Syaviano, dan Egy Maulana Vijri mencatatkan namanya di papan skor. Selama sisa waktu yang tersisa, Swedia hanya mampu membalas gol pada menit akhir pertandingan lewat Aleksander Ceganjac yang membuat tim tamu berhasil mengukuhkan diri sebagai Under 15 terbaik di dunia.

Gothia Cup bukan kompetisi sembarangan. Pemain-pemain dunia seperti Andrea Pirlo, Xabi Alonso, hingga Zlatan Ibrahimovic sempat bermain di turnamen ini sewaktu muda. Semangat dan prestasi gemilang yang diukir remaja-remaja tim Apacinti ini patut diteladani oleh para seniornya yang akan mengikuti AFF Cup di Myanmar dan Filipina September—Desember nanti.

Menjadi tidak diunggulkan adalah modal besar sebenarnya yang harus dimanfaatkan pasukan Alfred Riedl. Timnas Senior sudah saatnya memuaskan dahaga rakyat Indonesia dengan meraih titel tertinggi di Asean maupun di dunia seperti yang pernah dilakukan oleh Garuda U-19 maupun Garuda U-15.

Untuk memupuk semangat dan meraih prestasi tertinggi tentunya tidak hanya usaha dari para pemain, pelatih, dan official tim saja. Dukungan penuh dari pemerintah tanpa adanya interfensi, keseriusan dan kejujuran PSSI untuk membangun persepakbolaan Indonesia, serta tentunya support yang sehat dan tak henti-hentinya dari rakyat Indonesia akan sangat membantu Timnas.

Mari menjadi supporter yang cerdas. Yang selalu mendukung baik saat terpuruk maupun  ketika juara. Jaya sepak bola Indonesia!